Introducing…

introducing
Semoga dengan bergaulnya saya dalam grup para blogger keren ini, saya bakal terinfeksi oleh ilmunya sehingga sayapun pantas menyandang gelar blogger suatu saat nanti.

Fiuuhh…. akhirnya kucoba juga memberanikan diri buat ngeblog yang bisa diakses publik.

Baiklah…. kalo selama ini ngeblog produktif hanya disaat-saat galau saja, maka sekarang harus belajar untuk bisa menjadi blogger produktif di segala suasana, melepaskan diri dari label blogger galau, karena sudah dicemplungkan seorang sahabat ke dalam grup para blogger keren ODOP yang membersnya terlihat sudah begitu expert dalam dunia blogging.

Sesuai dengan nama grupnya ODOP = One Day One Posting, otomatis sekarang aku yang sudah nyemplung di dalamnya wajib membiasakan diri untuk menulis setiap harinya. Karena dari postingan beberapa penulis yang pernah kubaca, mereka mengatakan bahwa menulis itu adalah skill yang dapat dilatih, jadi siapapun pasti bisa jadi penulis selama mau berlatih. Cateeeet!!!

MINDER? iya sihhhhh
GA PEDE? iya juga

Tapi karena alasan aku mau gabung di sini justru untuk menambah ilmu/ wawasan dalam dunia blogging, ya sutra lah…. kantongin dulu itu minder dan ga pede, biar bisa maju dalam dunia perblogan (aihhh ga enakeun pisan bacanya). Aku yakin teman-teman blogger yang sudah banyak makan asam garam akan mau berbagi tips dan jurusnya bagaimana membuat sebuah blog yang keren.
Semoga dengan bergaulnya saya dalam grup para blogger keren ini, saya bakal terinfeksi oleh ilmunya sehingga sayapun pantas menyandang gelar blogger suatu saat nanti.

Konon sebenarnya aku sudah mulai suka corat coret sejak SMP, tepatnya ketika mulai mengenal jatuh cinta, cieee…. cinta monyet gitu deh. Buku diary & lembar kertas folio jadi media pilihan yang tersimpan apik diantara tumpukan lipatan baju dalam lemari. Tulisannya pun lebih ke puisi atau cerpen tentang cinta, lebih tepatnya pada saat itu puisi jadi tempat hati ini untuk mencurahkan segala gejolaknya, dan cerpen jadi tempat menuangkan angan-angan, seandainya…. seandainya….. pokoknya apa yang diangankan akan diwujudkan dalam bentuk cerpen. Maklum lah namanya abegeh pertama kali jatuh cinta pasti banyak berangan-angan, kalo istilah kekinian mungkin ini yang dibilang baper.

Nah…. kalo sejak SD hobi baca kisah-kisah petualangan dan detektif, sejak kenal cinta berubah haluan jadi lebih suka baca-baca cerita romantis…. apalagi pada masa itu lagi ngehits majalah anita cemerlang, yang notabene cerpen-cerpennya bermuatan cinta, yang tentu saja sukses menjadi booster kebaperanku pada masa itu .
Baydewey, masih ada ga sih majalah Anita Cemerlang sekarang ini? kangen juga.(eh…. sebut-sebut majalah Ancer jadi ketauan deh kalo saya masuk generasi tahun segituan. Hihihi….)
Yah, inilah diriku si angkatan tahun segituan yang baru memiliki keberanian untuk ngeblog dan dipublish :D

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
You May Also Like
dialog warna
Read More

Dialog Warna

Akulah merah, yang kuat, berani, percaya diri, dan selalu bergairah Namaku kuning, aku selalu ceria, bahagia, energik dan optimis…
sahabat
Read More

Sahabat’s Project

Sahabat (Satukan Hati Tebar Manfaat) adalah komunitas yang berawal dari cita-cita kami 4 orang wanita yang ingin bersinergi untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat bukan hanya untuk diri pribadi namun bagi orang lain.