Canda Bonsai

Hanya keikhlasan dan ketawakalan yang membuat Rista tetap kokoh berdiri, menjaga dan menghujani buah hatinya dengan curahan cinta, kasih sayang, dan balutan do’a.

Waktu sudah menunjukkan pukul 03.35, namun kedua mata Rista belum kunjung mendapatkan haknya untuk terpejam. Ini hari ke 2 pangeran kecil kesayangannya masih belum mau memejamkan mata. Sesekali kelopak matanya coba mencuri lelap dalam perlawanan pada kantuknya. Namun suara si kecil bagaikan alarm yang selalu siap kembalikan siaganya.

Kenangan belasan tahun yang lalu kembali menari di pelupuk mata. Saat sulung kesayangannya masih balita. Gambaran yang jauh berbeda dengan pangeran kecilnya kini. Si sulung adalah anak yang lincah, cerdas, manja, dan selalu ceria. Menemaninya bermain, mendengar celotehnya, menjawab rengekannya, menikmati masa tumbuh kembangnya yang penuh dengan kejutan yang membahagiakan.

Ya, menjalani peran seorang ibu sekaligus profesi perawat memang tidak mudah, kadang kala baper melanda. Bercengkerama dengan teman kerja adalah salah satu cara usir penat yang hinggap. Sederet tugas dan tanggung jawab sebagai ibu juga perawat dengan segala dilemanya kerap terpilih menjadi topik yang hangat. Hingga suatu saat terlontar sebuah kalimat… “Nanti mah kalau punya anak lagi mau dibonsai aja, biar bayi terus. Hahaha…”

Kini kalimat itu terus menggema manakala matanya tengah menatap putra kedua. Pangeran kecil kesayangan seorang pengidap celebral palsy, hingga di usianya yang ke 7 tahun ini dia tetap laksana bayi. Ya… masih seperti bayi. Seperti tanaman yang dibonsai, yang bertambah usia namun tanpa pertumbuhan yang berarti.

Astaghfirullah hal adzim… hanya keikhlasan dan ketawakalan yang membuat Rista tetap kokoh berdiri, menjaga dan menghujani buah hatinya dengan curahan cinta, kasih sayang, dan balutan do’a. Full time mommy menjadi pilihannya kini.

Catatan:
Cerebral palsy
(CP) adalah istilah yang biasa digunakan untuk menggambarkan sekelompok gangguan yang mempengaruhi gerak, keseimbangan dan postur tubuh disebabkan oleh cedera otak atau kurangnya asupan oksigen ke otak saat proses kelahiran, sehingga mengakibatkan perkembangan abnormal pada kendali otot dan gerakan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
You May Also Like
fenomena mama papa
Read More

Oh Mama Oh Papa

Tangan yang tadi mencengkeram lengan Mama Dea, kini tertanam pada dua sisi pinggang wanita itu. Dengan suara setengah berteriak, bola mata yang semakin membulat, dan nafas yang berpacu, tampak jelas jika wanita itu benar-benar tengah dalam emosi tingkat tinggi.
puisi rindu
Read More

Rindu…

Ma... kini papa telah bersemayam di sampingmu. Dua puluh tujuh tahun sudah beliau jalani sisa usianya tanpamu. Betapa kami kerap berbagi rasa rindu tentangmu ma....
fiksi do'a dalam hujan
Read More

Do’a Dalam Hujan

Bermacam tagihan dan utang di sana-sini, sisa tambalan kebutuhan sehari-hari, menjadikan penghasilannya selalu tak mencukupi. Ada rasa sesak yang menyengal, manakala teringat si bungsu yang sedang sakit hanya makan berlauk kecap pagi tadi.
cerpen nahas
Read More

Nahas

Sekejap duka di mata itu berganti kilatan api, saat wajahmu berpaling pada lelaki yang tengah berdiri mematung dengan wajah pucat. Dia menunduk, nampaknya kilatan api di matamu terlalu menyilaukannya.