puisi rindu

Seketika segala kenangan menyeruak
Kembali hadir menguras perasaan rindu yang memuncak
Berharap semua ini bukan hanya kenangan
Lembar-lembar kisah bersamamu
Lembaran yang manis, kini terapung satu persatu
Bersama sang waktu
Kurindu suaramu di telpon bertanya kabarku, kabar putra-putraku
Kurindu berlari ke pintu bergegas menyambutmu, saat kudengar deru roda duamu
Kurindu olah menu di dapur bersama chef favoritku
Kurindu pandangi gurat senyummu manakala dua putraku berebut buah tanganmu
Kurindu berbagi kisah denganmu
Kurindu bermanja denganmu
Kurindu semuaaaa tentangmu
Papa…. kau tak tergantikan, takan pernah
Derasnya curahan cintamu sejak dulu
Senantiasa kan menyejukkan hatiku, sampai kapanpun
Dulu….kini…. dan selamanya
Ma… kini papa telah bersemayam di sampingmu
Dua puluh tujuh tahun sudah beliau jalani sisa usianya tanpamu
Betapa kami kerap berbagi rasa rindu tentangmu Ma….
Namun kini, biarlah kusimpan semua rindu ini dalam hati
Menjadi kisah rindu tak bertepi
Ya Robbi…. sampaikanlah rinduku pada yang terkasih
Rindu yang kurangkai dalam untaian do’a berhias air mata
Semoga suatu saat nanti
Dengan ridhoMU yaa Robbi
Jannah kan menjadi tempat kami berkumpul kembali
Aamiin

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply