puisi

Melesap, hirap, diantara partikel udara

Senak menghantar dengan lambaian

Rasa yang melahirkan asa, kini tiada

Perapuh hati tak hendak kembali

Tetes darah terhenti

Melenggang lempang tak mesti peduli

 

Baca juga puisi Ornamen Senja

 

 

6 replies
    • Ane Fariz
      Ane Fariz says:

      Makasih buat apresiasinya Mbak Wid.
      Makasih juga sudah mampir di sini :)

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply