seblak urang bandung

Seblak, siapa sih yang tidak kenal dengan makanan satu ini? terutama untuk orang Bandung. Makanan dengan cita rasa pedas dan gurih dengan aroma khas kencur serta daun jeruk ini memang sangat lezat, dan bikin ketagihan, khususnya buat para pecinta makanan pedas. 

Seblak yang dikenal sebagai kuliner Bandung ini sebenarnya masih terhitung baru, alias bau kencur dibanding dengan para seniornya seperti cireng, cilok, comro, atau batagor. Iya terang aja bau kencur, orang bumbunya pakai kencur kok. Hehehe…

Seblak hadir menjadi primadona baru di tahun 2000an. Popularitasnya begitu cepat melesat, sehingga seblak telah mendapatkan tempat di hati para pecintanya dari berbagai daerah. Seblak itu ada dua macam, yaitu seblak kering dan seblak basah.

Saya sendiri awalnya lebih menyukai seblak kering, yaitu kerupuk yang digoreng tidak mekar, sehingga masih agak keras, kemudian diberi bumbu gurih-gurih pedas. Pada sebagian orang efek ngemil makanan ini bisa menyebabkan kembung, karena kebanyakan minum. Sedangkan pada sebagian yang lain mungkin bisa berakibat sedikit mulas, jika tidak terbiasa mengkonsumsi makanan pedas, namun pada banyak orang efeknya hanyalah nikmat belaka. #ngomongapasih?

Kali ini saya akan mengulas tentang seblak basah, bahkan bisa dibilang banjir karena berkuah banyak. Seblak basah awalnya hanya berbahan kerupuk aci/ kanji, yang dibumbui dengan bawang merah, bawang putih, kencur, cabai, garam, daun jeruk ,dan penyedap rasa, serta diberi kuah. Bisa dibayangkan seperti apa rasanya? tekstur kerupuk yang sudah mengenyal dalam balutan rasa pedas dan gurih itu, sangat nikmat membelai lidah, lembut, kenyal, gurih, pedas, menyatu di dalam mulut.

seblakSemakin hari kuliner ini semakin bervariasi, kini bukan hanya kerupuk aci saja yang diolah dengan bumbu seblak, namun ada makaroni, baso, sosis, cilok, ceker, dll. Ditambah lagi dengan hadirnya seblak instan yang dipasarkan secara online maupun offline semakin memudahkan para pecintanya untuk dapat memanjakan lidah dengan kuliner favorit tanpa perlu repot mengolah bumbu terlebih dahulu.

Seperti Seblak Urang Bandung yang menemani libur akhir minggu saya kemarin. Menikmati waktu santai bersama keluarga kurang mantap tanpa cemilan. Untungnya ada jajajan gurih, pedas, enyoy ini yang sudah dikemas lengkap dengan bumbunya, sehingga tidak perlu waktu lama untuk mempersiapkan saat ingin menikmatinya. Cukup tumis bawang halus yang ada dalam kemasan, kemudian tuangkan air. Setelah mendidih masukkan aksesoris seblaknya yang terdiri dari cilok, otak-otak, siomay kering, dan aneka kerupuk. Jika sudah matang angkat, masukkan ke dalam mangkok, dan tuangkan cabe bubuknya. Selesai…. seblak pun siap dinikmati.

Rasanya? wuiiiih jangan ditanya deh, gurihnya pas, pedasnya nampol, dan aneka aksesorisnya muantab, gurih-gurih enyoy, seuhah. Pokoknya dijamin bakal ketagihan deh.

seblak urang bandung

Seblak Urang Bandung bisa dibeli secara online maupun offline. Seperti seorang tetangga saya yang menjadi salah satu sellernya dan memasarkan secara online melalui medsos. Di marketplace-marketplace ataupun media sosial seperti facebook dan instagram banyak penjual yang bisa kita temui, rata-rata seblak ini dibandrol dengan harga berkisar Rp. 12.000,- s/d Rp.15.000,- saja. Cukup murah, bukan?

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply