Posts

Hangatmu

puisi hangatmu

Gemericik hujan nan sendu di sore ini
Udara dingin melesak menembus pori
Hingga kau hadir menghampiri
Baringkan tubuhmu diatas raga ini
Hangat tubuhmu nyaman menjalari
Tetaplah di sini, biar kudekap lebih erat lagi
Kuingin hangatmu menghalau dingin ini Read more

,

Review Pudarnya Pesona Cleopatra

pudarnya pesona cleopatra

Jawaban tantangan ODOP kali ini, saya mencoba membuat review mini novel karya Habiburrahman El Shirazy, Pudarnya Pesona Cleopatra. Read more

Godaan Puber ke-2

puber ke dua

Puber ke-2, konon katanya umum terjadi di usia 40 an. Sudah menjadi rahasia umum, kalau kaum adam akan mengalami hal ini. Sepertinya orang tidak heran jika mendengar seorang laki-laki tengah mengalami masa puber ke-2. Istilah puber ke-2 dalam masyarakat lebih dikenal sebagai masa dimana seseorang kembali memimiliki ketertarikan lebih terhadap lawan jenis, lalu bagaiman dengan wanita? apakah wanita mengalami masa puber ke 2 juga? Read more

Pagi Bersama Mpie

pagi bersama mpie

Pagi ini matahari tersenyum menyapa dengan cahayanya, walau entah untuk berapa lama dia akan bertahan menebar terang dan kehangatan.
Sebagai seorang emak, cahaya matahari selalu dinanti untuk mengeringkan cucian. Bergegas mengeluarkan cucian yang sudah kelar digiling sejak subuh tadi. Read more

,

Untuk Sahabat Tersayang

untuk sahabat tersayang

 

Kutatap wajahmu dalam
Ada yang lain di sana, wajah itu kini pancarkan keteduhan
Tiada lagi nyala api yang dulu kerap berpijar
Kini api telah memudar
Tak ada lagi bulir bening yang melukiskan kegalauan
Kini telah berganti senyuman Read more

,

Sebut Saja Namanya Ijah

cerber sebut saja namanya ijah

Sebut saja namanya Ijah, seorang wanita yang begitu mencintai suaminya. Wawan, pria yang telah menikahi Ijah sejak 10 tahun silam. Tak pernah mampu nampak setitik pun noda dalam diri Wawan di pandangan Ijah, kekhilafan Wawan pun tak pernah menjadikannya tampak salah, Wawan terlalu sempurna sebagai seorang suami untuk menjadi bersalah di mata Ijah, karena Wawan adalah pahlawan penyelamat bagi Ijah dan putri kesayangannya. Read more

,

Kejutan Tak Terlupakan

kejutan tak terlupakan

"Jangan lupa bawain oleh-oleh ya!" pesan Reina pada Yuda melalui video call di smartphonenya.

"Tar, kalo ada sisa duit. Oleh-oleh apa? cireng ya? hahaha..." jawab Yuda diikuti tawanya.

"Ogah ah, lo mah tawarannya ga jauh dari cireng ma cimol aja, yang kerenan dikit napa?" balas Reina sambil sedikit memonyongkan bibirnya.

"Dah jelek makin jelek aja kalo monyong-monyong gitu Ren," ejek Yoga dengan mencibir. Read more

,

Menuju Tempat Berlabuh

menuju tempat berlabuh

Setelah sekian lama ku berlayar
Mengarungi laut hingga samudera
Terhempas ombak dan badai
Terapung di tengah lautan
Lalui gelap dan dinginnya malam, teriknya mentari
Mengikuti kemana angin berhembus
Berjuang melawan badai
Dan sesekali terhempas bahkan tenggelam Read more

,

Nostalgia

fiksi nostalgia

Lirik dan nada lama yang mengalun
Mengetuk sisa kenangan lalu
Membawanya kembali menari-nari di benakku
Indah.... Sungguh rasa yang indah
Hatiku masih dapat merasakannya
Seiring lirik dan nada yg merasuk ke dalam kalbu Read more