Posts

“Kiri…!” teriak Ersa. Komando khas penumpang angkutan umum pada Pak sopir agar segera berhenti. Kedua kakinya bergegas menuruni angkot, menyerahkan ongkos pada sang pengemudi dan bersiap mengambil langkah seribu memburu gerbang sekolah yang beberapa menit lagi akan segera ditutup. Read more

don juan

“Din, kita pulang bareng?” anak lelaki itu tiba-tiba sudah menjejeri langkah Dini.

Akhir-akhir ini memang dia terus coba menarik perhatian gadis itu. Fery, anak lelaki yang banyak digilai anak-anak perempuan di sekolah, karena wajahnya yang tampan, juga dikenal sebagai bintang basket, selain dirinya juga sangat supel, dan piawai dalam mendekati wanita. Read more

kejutan tak terlupakan

“Jangan lupa bawain oleh-oleh ya!” pesan Reina pada Yuda melalui video call di smartphonenya.

“Tar, kalo ada sisa duit. Oleh-oleh apa? cireng ya? hahaha…” jawab Yuda diikuti tawanya.

“Ogah ah, lo mah tawarannya ga jauh dari cireng ma cimol aja, yang kerenan dikit napa?” balas Reina sambil sedikit memonyongkan bibirnya.

“Dah jelek makin jelek aja kalo monyong-monyong gitu Ren,” ejek Yoga dengan mencibir. Read more

cerpen teenlit

Panik… panik… panik… jarum pendek jam di dinding sudah hampir sejajar di angka 7, tak bisa kuharapkan lagi. Hanya jarum panjang saja yang masih sudi memberiku harapan dengan masih menjaga jaraknya 5 angka dari angka 12.

Kaos kakiku masih belum kutemukan, tampaknya mereka sedang mengajakku bermain petak umpet dengan bersembunyi diantara gundukan pakaian bersih dan pakaian kotor, atau bersembunyi nyempil di antara deretan sepatu di rak. Read more