fiksi do'a dalam hujan

Langit semakin gelap, gumpalan awan kelabu berbondong-bondong menutupi birunya. Hawa dingin merayapi tubuh, melesak menusuki pori. Lelaki itu mempercepat langkah dengan beban di pundaknya. Read more

fiksi cinta terlarang

“Apa yang harus Kakak katakan pada ayah dan ibumu?”

“Mereka meminta Kakak untuk menjagamu, di sini. Lalu dengan kejadian seperti ini, Kakak harus bicara apa?” Pertanyaanku memburu gadis berkulit putih itu. Dia hanya menunduk, tanpa satu patah kata pun terucap dari bibirnya.

Read more

harga diri

Keseruan berbagi cerita sejenak teralihkan oleh pemandangan serbuan air hujan yang menerjang bumi, pada jendela kamar hotel. Aku mulai gelisah, memikirkan dia yang menanti di luar sana. Read more

fenomena mama papa

“Mama kemarin ngapain duduk dekat-dekat si Burhan di kantin?”

“Nggak ngapa-ngapain kok Pa … nggak sengaja itu, kebetulan aja kantin lagi penuh.”

“Pokoknya Papa nggak suka Mama dekat-dekat si Burhan!” Read more

kejutan anniversary

Alunan suara Shania Twain menyanyikan lagu from this moment merambati gendang telinga Reri, ruhnya seketika kembali menyatu dengan tubuh, dan dalam hitungan detik telah berada pada posisi siaga. Alarm di ponselnya diseting agar berbunyi lebih awal dari biasanya. Bukan itu saja, semua kalender yang ada di rumah pun telah dibubuhi tanda merah berbentuk hati, sebagai penanda bahwa hari ini adalah hari yang istimewa. Read more

cerpen lelaki penabur janji

Lelaki itu kini hanya menghabiskan waktu dengan duduk termenung, menatapi rimbunnya dedaunan di halaman belakang. Berteman kepulan asap rokok yang hampir menyelimuti wajahnya, sesekali suara batuk menghentikan gerakan jarinya yang mengepit sebatang rajangan tembakau bersalut kertas, agar tak segera menjejalkan di antara bibir gelapnya. Sorot tajam mata cekung itu kini berubah sayu dan kosong. Sesekali jemari tangan kiri menyapu butiran air yang hendak bergulir, agar tak terlanjur meluncur menghujani pipi. Sejak kepergian ibu, lelaki yang kukenal gahar itu kini berubah layu. Read more

cerpen sebuah epiode buram

Ricky terpekur menatapi dinginnya lantai penjara, dikelilingi dinding dan jeruji besi yang angkuh berdiri. Sejak semalam hotel prodeo menjadi tempatnya menghabiskan waktu. Suara letusan senjata api, diikuti oleh erangan seorang lelaki yang tersungkur bersimbah darah  terus terlintas di benaknya, sekuat apapun Ricky coba pejamkan mata, gambaran peristiwa itu tak mau pergi. Silih berganti dengan wajah ibu dan bapak  yang selama ini selalu bangga akan dirinya. Rasa bersalah terus menggelayuti batin, dalam do’a Ricky berharap lelaki itu akan baik-baik saja. Dan ibu bapak mau memaafkan dirinya. Read more

cerpen kesumat gadis pengamen

Angin malam berhembus sejukkan ragaku yang tengah duduk di bawah hamparan langit gelap, mengamati orang-orang di sekitar rumah tua kumuh, tempat tinggalku saat ini. Suasana yang akrab dengan diriku dalam beberapa bulan terakhir. Sesekali bulan dan bintang menemani, berbagi sedikit sinarnya untuk kunikmati. Read more

cerpen perawat kecil

Tubuh Risty terasa lemas, badannya demam, namun Risty merasa kedinginan. Kepala berdenyut, wajahnya pucat, entah apa yang salah dengan tubuhnya. Sejak semalam terasa sangat tidak nyaman, sehingga Risty terus terjaga semalaman. Read more

Cerita Fiksi Surti dan Tejo

Kertas biru itu melekat erat dalam dekapan Surti. Rasa bahagia membumbung memenuhi dada hingga ke ubun-ubun, sepucuk surat dari Jakarta, dari sang arjuna tercinta, yang mengabarkan bahwa dirinya akan segera pulang ke desa di akhir bulan ini. Itu artinya hanya tinggal tujuh hari lagi. Ya… hanya tujuh hari lagi. Berulang kali Surti membaca lembar biru itu, sekedar untuk memastikan agar dia tak salah memperkirakan hari pertemuannya dengan sang arjuna nanti. Read more

cerpen mana janjimu

Satu minggu sudah aku menunggu kedatanganmu, seperti yang kamu janjikan di telpon waktu itu . Tapi hingga hari ini, batang hidungmu masih belum tampak juga di depan pintu rumahku. Read more

duet maut jengkol ikan asin

Kita adalah duet maut yang membuat banyak orang tergila-gila. Menjadi bintang dalam banyak acara dan itu sudah biasa. Bagaimana antusiasnya mereka menyambut kehadiran kita, berebut menjamah kenikmatan yang senantiasa kita tawarkan. Read more